2023-05-15 - klinikarrahman
Pada tahun 2023 ini rencana pelayanan vaksin meningitis klinik Ar-Rahman akan segera terlaksana. Vaksin meningitis sendiri identik dengan vaksin untuk jamaah yang akan melakukan umroh atau haji. Namun, vaksin meningitis juga perlu diberikan pada orang-orang dengan risiko tinggi terkena meningitis. Lantas, apa itu vaksin meningitis? Berikut ulasan lengkapnya:
Vaksin meningitis diperlukan untuk melindungi tubuh dari empat jenis bakteri penyebab meningitis yang berakibat terjadinya infeksi pada lapisan di sekitar otak atau sumsum tulang belakang, penyebab infeksi darah atau bakteremia meningokokus, pneumonia, dan masalah lainnya.
Kandungan antigen dalam vaksin meningitis ini berfungsi untuk merangsang sistem imun tubuh. Maka, tubuh dapat membentuk pertahanan untuk membasmi bakteri penyebab munculnya meningitis.
Terdapat dua jenis vaksin meningitis yang bisa Anda gunakan, yaitu menACWY dan MenB. Keduanya dianggap mampu melindungi tubuh Anda dari berbagai jenis penyakit, terutama dari bakteri Neisseria meningitis tersebut.
Selain itu, sekitar sepuluh hingga 15 persen orang yang terkena penyakit meningitis meninggal, meskipun sudah diobati dengan antibiotik.
Sementara sebanyak 20 persen pengidap yang bertahan hidup memiliki masalah kesehatan berkepanjangan, seperti gangguan pendengaran, kerusakan otak, kejang, hingga kehilangan anggota tubuh. Karenanya, vaksin meningitis sangat penting dilakukan.
Maka dari itu, klinik Ar-Rahman pada tahun ini berupaya membangun layanan vaksin meningitis guna membantu pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia dan menurunkan angka kematian karena meningitis. Semoga rencana pelayanan vaksin meningitis klinik Ar-Rahman ini segera terealisasi tahun ini.
Ketika vaksin meningitis dilakukan, maka dapat merangsang sistem imun dalam tubuh untuk membentuk antibodi yang dapat melawan virus dan membantu menghindari terjadinya infeksi dan penyebaran penyakit. Maka dari itu, vaksin meningitis menjadi vaksin yang rutin dilakukan pada anak-anak.
Vaksin meningitis sebaiknya mulai dilakukan ketika anak telah berusia 11 atau 12 tahun, dan dilanjutkan melakukan suntikan booster ketika anak sudah mencapai usia 16 hingga 18 tahun.
Sementara, untuk usia remaja 16 hingga 18 tahun juga bisa melakukan vaksin meningitis jenis menB, terutama jika berada di daerah dengan kasus meningitis yang masih tinggi.
Selain itu, vaksin meningitis jenis menACWY dan menB harus dilakukan ketika mengalami beberapa kondisi, yaitu bagi umat Islam yang akan beribadah haji atau umroh, seseorang yang ingin bepergian atau tinggal di negara endemik, tinggal di asrama tertentu.
Kemudian pengidap gangguan limpa atau pernah menjalani operasi pengangkatan limpa, memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, hingga tenaga kesehatan dengan risiko tinggi terpapar kuman penyebab meningitis.
Demikian rencana pelayanan vaksin meningitis klinik Ar-Rahman yang semoga dapat menambah wawasan Anda.